Muqodimah – Syarah Mandzumah Albayquniyah

By | May 8, 2020

Belajar mandzumah Bayquniyah Yuk

Tentang Penulis Mandzumah Albayquniyah :

Penulis kitab : beliau di kenal dgn nama thoha bin muhamad bin fatuh albayquni addimasqi asyafiiy. Diperselisihkan namanya ada yg mengatakan Thoha ada yg mengatakan Amr. Alustadz kaahal mengatakan beliau menyatakan bahwa namanya adalah thoha. Akan tetapi alustadz zarkani meragukan namanya antara thoha atau Amr . Bisa di lihat di ‘mu’jamul mualifin (5/44) atau ali’lam (5/64) atau kitab ata’liqot alasyariyah (hal 17) . Beliau wafat 1080 hijriyah atau 1779 masehi.

 

Mengenal Mandzumah Albayquniyah :

Sebelum masuk pada penjelasan matan baiknya kita harus tahu kitab ini yakni albayquniyah menjelaskan tentang apa sih ?:

Kitab ini adalah kitab tentang ilmu mustolah hadist. Di dalamnya di jelaskan tentang istilah2 dlm ilmu hadist. Seperti hadist shohih. Hadist hasan . Hadist dhoif. Hadist mursal dll.

  1. Lalu apa sih ilmu hadist ? Ilmu hadist ada dua macam :

– Ilmu riwayah  : Ilmu yg mempelajari p erpindahan hadist. Dri segi penghafalan dan penjagaan hadist tersebut..

– Ilmu diroyah  : atau di sebut dgn almustolah yakni Ilmu yg mempelajari qaidah2 Ilmu hadist dan  dgn qaidah tersebut kita mengetahui keadaan rowi (perowi) dan marwi (periwayatan/yg diriwayatkan) – Tadribu rowi (hal 31 dar ikhya turos)

  1. Hasil apa yg bisa kita petik ketika selesai mempelajari kitab ini.? Minimal2 mungkin kita faham akan istilah2 hadist ketika para ulama menyebutkan dalam durus2 mereka ataupun kitab2 mereka.
  2. Apakah kitab ini cocok untuk pemula dalam mempelajari kitab mustolah hadist. ? ya kitab ini sangat cocok untu pemula. banyak madrasah2 yg ketika mau  (mandzumah bayquniyah)

 

Penulis Berkata :

 

بسم الله الرحمن الرحيم

 

 

Penulis rahimahullah memulai mandzumahnya dgn bismillah (بسم الله الرحمن الرحيم) . Sebagaimana kebiasaan para ulama2 yg lain ketika memulai risalah2 mereka dgn bismillah.

Dan menjadi pertanyaan knp? Yakni knp mereka para ulama memulai risalah2 mereka dgn bismillah. Sebagai berikut :

  1. Mengikuti kitab allah (القران). Seandainya kita buka alquran di awal surat yakni alfatihah (الفاتحة) sampai dgn akhir surat annas (الناس) kita akan melihat surat2 itu di mulai dgn bismillah (البسملة) kecuali satu surat yakni surat albaroah atau di sebut juga surat attaubah. Dan ini juga selaras dgn hadist rasulallah shalallah alaihi wa salam dari sahabat jabir radiyallahu anhu beliau bersabda :

 (ابدؤوا بما بدأ الله به)

Artinya : mulailah dgn apa yg allah mulai
Dalam riwayat yg lain . Dlm bentuk khobar dgn fiil mudhori (نبدأ) .

  1. Mengikuti para nabi .
  • Nabi sulaiman ketika mengirim risalah ke ratu bilqis melalui perantara burung hudhud sebagaimana firman allah :

  إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ )  النمل: 30)

Artinya : Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

  • Rasulallah mengirim risalah ke penguasa rum pada waktu itu memulai dgn bismillah
  • Rasullah ketika hendak menulis risalah sulhu hudaibiyah memulainya dgn bismillah
  1. Bertabaruk dgn nama2 allah

Firman allah :

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ فَادْعُوهُ بِهَا ۖ وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ ۚ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُون [الاعراف : ١٨٠]

Artinya :
Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan

menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

 

  1. Mengamalkan sebuah hadist :

(كُلُّ كَلَامٍ أَوْ أَمْرٍ ذِي بَالٍ لَا يُفْتَحُ بِذِكْرِ اللهِ فَهُوَ أَبْتَرُ – أَوْ قَالَ : أَقْطَعُ -)

Artinya :
Setiap ucapan atau perkara yg penting (punya nilai kebaikan) tidak di mulai dgn menyebut nama allah maka akan kurang barokahnya.

Meskipun derajat hadist ini di perselisihkan oleh ulama ada yg mendoifkan ada juga yg menghasankan sprti annawawi dan ibnu hajar ada pula yg menshohihkan seperti ibnu daqiq dan ibnu mulaqin.
“namun hadist ini makna isi kandungannya di di terima dan di amalkan” (syeikh binbaz)

 

Penulis Berkata :

أَبْـدَأُ بِالحَمْـدِ مُصَلِّيَـاً عَـلَـى           مُحَمَّـدٍ خَـيْـرِ نَـبِـيٍّ أُرْسِــلا

وذي من أقسام الحديث عدة           وكـل واحـد أتى وحده 

Penjelasan :

  1. Kalimat (أبدأ بالحمد)aku mulai dgn pujian yakni pujian kpada allah taala .

Faidzah :
Dari kalimat di atas bisa kita simpulkan bahwa permulaan itu ada dua macam:

Haqiqy : yakni dgn bismilllah permulaan yg tdk didahului dgn sesuatu

Nisby   : yakni alhamdu permulaan untuk memulai atau masuk pada suatu tema.

 

  • Pengertian:makna (الحمد) : mensifati yg di puji dg kesempurnaan atas landasan cinta dan pengagungan.
  1. . Lalu penulis melanjutkan dgn bersholawat kpada nabi muhammad shalallah alaihi wasalam sebaik2 nabi yg allah utus.

 

Faidzah :

Pengertian sholawat :
Secara bahasa : di ambil dari kata (الصلاة) yg mempunyai makna doa.

Lalu bagaimana dgn firman allah :

 

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا (الاحزاب : ٥٦)

 

Artinya :
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

 

Dri ayat ini para ulama membedakan makna sholawat :

  1. Ketika datang dari allah maknanya adalah pujian allah baginya disisi malaikat di tempat yg tinggi.
  2. 2. Ketika datang dri mahluk allah maka mempunyai makna (الدعاء) doa.

 

Perbedaan nabi dan rasul :

  1. Rasul : adalah seseorang yg allah utus untuk sebuah kaum yg mayoritas tidak beriman terkadang mengikuti syariat sebelumnya atau allah utus dgn syariat yg baru
  2. Nabi: adalah seorang yg allah utus untuk sebuah kaum yg manyoritas beriman terkadang allah wahyukan dgn syariat yg baru atau mengikuti syariat sebelumnya
    Bisa di lihat syarah mandzumah bayquniyah milim syeik utsaimin (hal 17) atau kitab tanwirul uqul fi farqi bayna nabi wa rasul ( hal 10 ).

وذي من أقسام الحديث عدة وكـل واحـد أتى وحده

Penjelasan :

وذي من أقسام الحديث عدة

  1. Bahwa pembagian hadist memiliki banyak pembagian . Makna (عدة) yakni hitungan yg tidak terlalu banyak . Dan jumlah pembagian hadist dlm mandzumah ini berjumlah 32 bagian. Dan penulis sebutkan hanya sebagian dari pembagian hadist.

وكـل واحـد أتى وحده

  1. Dan masing2 pembagian akan penulis uraikan pengertiannya.

Pengertian :

Hadist : Sesuatu yg di sandarkan kpd nabi shalalahu alaihi wasalam dari – ucapan – perbuatan – penetapan -sifat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *